Berbekal Angers City Pass yang saya dapat dari Office de Tourisme, pagi ini, saya sangat
bersemangat untuk berpetualang ke tempat-tempat wisata di Angers. Sebelumnya
saya juga menyempatkan diri untuk browsing
dan melihat lokasi persisnya, sambil juga menyocokkan bis nomor berapa yang
harus saya naiki. Ada beberapa tempat yang menarik minat saya yakni: objek
wisata yang merupakan warisan berupa rumah-rumah jaman dulu
di abad 15 sampai di awal abad 20.
![]() |
| Angers City Pass: Map dan Penjelasan tentang objek wisata |
Setelah
memasukkan peta, jalur bus, dan kamera ke dalam tas, saya bergegas mengambil
Tram di Halte Vernau, dengan berjalan sekitar 5 menit dari tempat tinggal saya.
Tidak jauh setelah itu, saya berhenti di Halte Foch Maison Blueu. Uniknya, baru
saya ketahui juga, bahwa Maison Blueu yang artinya Rumah Biru ini memiliki
nilai sejarah. Rumah ini memiliki arsitektur Art Deco yang dibangun pada tahun
1927, karya Isidore Orodico. Tidak jauh dari sana, terdapat pula bangunan
serupa, yakni Maison d’Adam yang juga mendapat pengaruh Renaissance pada
arsitekturnya. Seakan sama seperti yang diungkapkan Melanie K. Smith (2009)
bahwa "Heritage is a means of linking past and present and enlivening history",
kedua rumah ini seakan rukun berbaur dengan arsitektur modern lainnya yang
bersanding di sekitarnya.
| Maison Bleue (Foto: angers.fr) |
![]() |
| La Maison d'adam |





