Halo! Post
kali ini sedikit tidak galau dari biasanya, dan sedikit lebih bernostalgia dari
sebelumnya. Jadi, bulan September lalu, usai menyelesaikan studi di Prancis,
saya menyempatkan diri ke beberapa negara yang termasuk anggota Uni Eropa. Dengan
memegang visa pelajar, saya bisa dengan mudahnya menjejaki negara Schengen.
Negara yang saya pilih selain Prancis: Swiss, Italia, Vatican dan Ceko.
Sebelumnya saya sudah pernah mampir ke Belanda dan Belgia.
Lucunya,
karena sebagai mahasiswa yang tentu sangat akrab dengan kata “ngirit” apalagi
hanya bisa ke sana bermodal beasiswa, akhirnya sebelum bepergian saya
menyempatkan browsing dan bertanya sana sini tentang bagaimana cara termurah (tapi
ternyaman) untuk bepergian keliling Eropa.
Untungnya, saya tidak sendiri, saya dibantu oleh sepupu saya, Bli Kadek. Untuk menyusun ittinerary, kami berkomunikasi hanya jarak jauh melalui media sosial.
Untungnya, saya tidak sendiri, saya dibantu oleh sepupu saya, Bli Kadek. Untuk menyusun ittinerary, kami berkomunikasi hanya jarak jauh melalui media sosial.
Disclaimer:
saya sebenarnya bukan travel blogger sejati, tips di bawah murni pengalaman saya pribadi. Mungkin bagi mereka yang lebih
mahir bisa menambahkan di kolom komentar untuk opsi yang lebih baik. Pengalaman
saya tentunya jauh lebih sedikit. Jadi kritik dan saran akan sangat saya terima
dengan tangan terbuka, siapa tau bisa jadi referensi kalau dapat peluang untuk
berpetualang ke eropa lagi. Hehee..
Oke, jadi
langsung saja, saya jabarkan di deskripsi berikut yaa..
TRANSPORTASI
Transport
yang paling murah ketika akan keluar ke negara lain adalah: BUS. Saya merekomendasi
untuk mengakses: www.busradar.com. Bus
yang recommended menurut saya adalah Flixbus, Megabus dan Ouibus. Ada juga Euroline
yang tarifnya paling murah dibanding bus lainnya, namun harga biasanya
sebanding dengan service dong ya. Saya kurang suka dengan bus ini karena
seringkali kotor dengan jarak kursi yang sangat sempit, belum lagi waktu
berangkat yang terkadang molor.
Namun, menggunakan bus ada juga kurangnya, yaitu: memakan waktu yang banyak. Bagi mereka yang hanya memiliki waktu sedikit di Eropa, tentu opsi ini menjadi tidak efisien. Untuk itu, kamu bisa mengakses: www.goeuro.com sehingga bisa tau perbedaan harga sekaligus waktu tempuh untuk berbagai media transportasi, seperti: kereta, pesawat, nebeng di mobil orang (blabla car) dan juga termasuk Bus. Kadang kala, kalau beruntung, harga pesawat justru lebih murah dibanding kereta.



